Jpengertian-it-inventory-kawasan-berikat×
eos_blogpostspengertian-it-inventory-kawasan-berikat

Pengertian & Laporan IT Inventory Kawasan Berikat DJBC

// Dipublikasikan: 05-Jul-2024✏ Diperbarui: 12-Jul-20267 menit baca
Pengertian & Laporan IT Inventory Kawasan Berikat DJBC

Baru-baru ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengeluarkan peraturan baru mengenai kawasan berikat. Tujuan dari dibuatnya peraturan itu yaitu untuk memberikan kemudahan dan kepastian untuk perusahaan pengguna jasa di kawasan berikat. Baca juga: IT Inventory Bea Cukai Indonesia. Baca juga: Real-Time Inventory Accuracy. Baca juga: 5 Manfaat Sistem ERP untuk Industri Perusahaan Kaw.

Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131/PMK/04/2018 dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan dan Cukai nomor PER-19/BC/2018 tentang Tata Laksana Kawasan Berikat.

Peraturan tersebut untuk para pengguna jasa kawasan berikat d Indonesia harus menggunakan teknologi informasi yang bisa mengelola pemasukan dan pengeluaran barang. Istilah ini dikenal sebagai IT Inventory.

Jika perusahaan Anda sudah atau baru memiliki izin di salah satu kawasan berikat di Indonesia, IT Inventory merupakan hal yang harus diperhatikan. Lalu sebenarnya apa itu arti IT Inventory kawasan Berikat? Simak ulasannya di bawah ini.

Arti IT Inventory Kawasan Berikat

IT Inventory merupakan salah satu sistem yang wajib dimiliki oleh para pengusaha kaber atau PKDB dalam proses pengelolaan barang. IT Inventory dari setiap perusahaan juga harus bisa diakses oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) supaya bisa membaca dan mengunduhnya, sebagai syarat untuk melakukan pelaporan yang di tentukan sesuai undang-undang.

Dokumen Pabean yang Dilaporkan di Sistem IT Inventory

IT Inventory - EOS Teknologi
Image: IT Inventory - EOS Teknologi

Laporan Penerimaan Barang Per Dokumen Pabean

Laporan untuk mengetahui mana saja barang yang diterima/ masuk Per Dokumen Pabean di Kawasan Berikat dalam periode tertentu. Tentunya ini akan mempermudah pegawai Exim perusahaan ataupun pegawai bea cukai (Kantor Pusat, Kantor Pabean dan Hanggar) dalam transaksi barang masuk. Laporan dokumen Pabean ini seperti: BC 4.0, BC 2.7 (in), BC 2.3 dan lainnya, barang yang masuk ke Kawasan Berikat.

Laporan Pengeluaran Barang Per Dokumen Pabean

Laporan untuk mengetahui mana saja barang yang keluar dari pabrik/ kawasan berikat dalam periode tertentu. Sama halnya dokumen masukan, Laporan Pengeluaran Barang juga akan mempermudah baik Eximer atau Pegawai Bea Cukai. Jenis dokumen pabean salah satunya: BC 4.1, BC 2.5, BC 2.7 (out) dan lainnya bersifat keluar barang dari kawasan berikat.

Laporan Posisi WIP

Pada laporan ini, sistem akan terintegrasi dengan Realtime mana saja proses produksi yang sedang berjalan atau biasanya di sebut WIP. Dengan laproan ini, tentu akan mempermudah pegawai bea cukai atau kantor BC untuk mengontrol setiap Industri Manufaktur.

Laporan Mutasi Bahan Baku dan Penolong

Laporan ini ditujukan untuk mengetahui mana saja bahan baku yang di mutasi dan bahkan bahan penolong lainnya yang bersifat stok. Sehingga, laporan barang ini sangat di perlukan dalam Kawasan Berikat.

Laporan Mutasi Barang Jadi

Laporan ini ditujukan untuk mengetahui mana saja barang yang sudah jadi di Kawasan Berkat dan tentunya digunakan dengan pencarian yang cepat dan Friendly. Sehingga, akan menimbulkan kontrol stok atau akurasi data yang tepat dengan sistem yang pintar.

Laporan Barang Sisa dan Scrap

Laporan ini pun tidak kalah penting, karena untuk mengetahui mana saja barang sisa dan Scrap di Kawasan Berikat. Sehingga, akurasi data dan pengetahuan barang akan terkontrol dengan baik. Sesuai ketentuan yang di syaratkan Penerimaan Pabean kawasan berikat.

Laporan Mesin dan Peralatan

Laporan ini pun salah satu faktor utama, lantaran Mesin dan peralatan yang menunjang produksi di Industri Manufaktur akan juga di laporakan ke Pabean Bea Cukai.

Manfaat Implementasi Sistem IT Inventory

IT Inventory - EOS Teknologi
Image: IT Inventory - EOS Teknologi

Pihak Pelaku Usaha

  • Lebih mudah dalam mengelola persediaan barang
  • Memudahkan perusahaan dalam menghasilkan informasi bagi stakeholder termasuk DJBC,
  • Proses rekonsiliasi dengan dokumen kepabeanan lebih mudah,
  • Memperoleh peningkatan pelayanan yang sesuai dengan profil dan kriteria pemenuhan persyaratan IT Inventory.

Pihak DJBC

  • Kemudahan dalam memberikan pelayanan yang baik
  • Kemudahan dalam melakukan rekonsiliasi dokumen kepabeanan dengan pergerakan persediaan dalam IT Inventory yang dimiliki perusahaan.
  • Memudahkan profiling terhadap perusahaan.

4 Pemetaan Implementasi IT Inventory

DJBC melakukan pemetaan IT Inventory ke dalam 4 tipe yaitu kategori A, B,

Kewajiban IT Inventory bagi Perusahaan Kawasan Berikat

Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, setiap perusahaan yang beroperasi di kawasan berikat, KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor), dan TPB (Tempat Penimbunan Berikat) wajib menyelenggarakan sistem IT Inventory yang terintegrasi dengan portal CEISA DJBC.

Sistem IT Inventory bukan sekadar pencatatan stok biasa — ini adalah sistem pelaporan resmi yang harus mampu menghasilkan laporan mutasi barang secara real-time, lengkap dengan data pemasukan dan pengeluaran barang yang dapat diaudit kapan saja oleh petugas Bea Cukai.

Perusahaan yang tidak memiliki sistem IT Inventory yang memadai berisiko menghadapi sanksi administratif, pemblokiran izin impor, hingga pencabutan status kawasan berikat. Oleh karena itu, memilih sistem IT Inventory yang tepat dan telah tersertifikasi adalah keputusan strategis bagi manajemen perusahaan.

Fitur Utama Sistem IT Inventory yang Disyaratkan DJBC

Sistem IT Inventory yang diakui oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai harus memenuhi beberapa kriteria teknis yang ditetapkan dalam regulasi kepabeanan. Berikut adalah fitur-fitur esensial yang wajib dimiliki:

  • Integrasi dengan CEISA 4.0: Sistem harus mampu mengirim dan menerima data secara host-to-host dengan portal CEISA DJBC, mencakup PIB (Pemberitahuan Impor Barang), PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang), serta BC 2.3 dan BC 4.0.
  • Pelaporan Mutasi Barang Real-time: Laporan pemasukan dan pengeluaran barang harus tersedia secara real-time dan dapat diakses kapan saja oleh petugas DJBC.
  • Pengelolaan Master Data Barang: Sistem mencakup manajemen katalog barang dengan kode HS (Harmonized System) yang akurat untuk kebutuhan deklarasi kepabeanan.
  • Audit Trail Lengkap: Setiap transaksi harus tercatat dengan jejak audit yang tidak dapat diubah, termasuk timestamp, user ID, dan perubahan data.
  • Rekonsiliasi Otomatis: Sistem mampu melakukan rekonsiliasi antara data fisik gudang dengan data laporan DJBC secara otomatis untuk meminimalkan selisih.

Untuk mengetahui lebih detail kriteria teknis yang disyaratkan, lihat: 5 Ciri Aplikasi IT Inventory yang Disyaratkan BEA Cukai.

Solusi IT Inventory EOS Teknologi untuk Kawasan Berikat

EOS Teknologi telah mengembangkan sistem IT Inventory khusus yang dirancang untuk memenuhi seluruh persyaratan DJBC bagi perusahaan kawasan berikat, KITE, dan TPB. Sistem kami telah diimplementasikan di lebih dari 50 perusahaan manufaktur dan distribusi di seluruh Indonesia.

Keunggulan sistem IT Inventory EOS Teknologi:

  • ✅ Tersertifikasi dan terhubung langsung dengan CEISA 4.0 via API host-to-host
  • ✅ Dashboard real-time untuk monitoring stok dan mutasi barang
  • ✅ Laporan otomatis sesuai format DJBC: BC 2.3, BC 4.0, rekapitulasi tahunan
  • ✅ Integrasi dengan sistem ERP, SAP, dan TMS yang sudah berjalan
  • ✅ Support dan maintenance 24/7 oleh tim ahli kepabeanan
  • ✅ Implementasi cepat dengan migrasi data dari sistem lama

Lihat juga bagaimana sistem kami berintegrasi dengan: 5 Ciri Aplikasi IT Inventory yang Disyaratkan BEA Cukai.

Hubungi Konsultan IT Inventory EOS Teknologi

Apakah perusahaan Anda sedang dalam proses pengajuan fasilitas kawasan berikat, atau sistem IT Inventory yang ada belum memenuhi standar DJBC terbaru? Tim konsultan EOS Teknologi siap membantu Anda.

📞 Konsultasi Gratis — Dapatkan analisis gap sistem IT Inventory Anda secara gratis. Kami akan menjelaskan apa yang perlu diperbaiki dan bagaimana solusi EOS Teknologi dapat membantu perusahaan Anda tetap compliant terhadap regulasi DJBC.

Artikel Terkait IT Inventory Kawasan Berikat

Mengapa Sistem IT Inventory yang Tepat Sangat Menentukan?

Pemilihan sistem IT Inventory yang tepat bukan sekadar kewajiban regulasi — ini adalah investasi strategis untuk kelancaran operasional bisnis kawasan berikat Anda. Sistem yang tidak memadai bukan hanya berisiko sanksi dari DJBC, tetapi juga menghambat efisiensi proses produksi dan ekspor.

Dengan sistem IT Inventory Online EOS Teknologi, perusahaan kawasan berikat mendapatkan solusi yang sudah terbukti memenuhi seluruh standar DJBC — dari integrasi CEISA 4.0 hingga laporan audit trail lengkap — dengan implementasi cepat dan dukungan penuh tim ahli compliance bea cukai.

EOS Teknologi telah mendampingi lebih dari 100 perusahaan kawasan berikat di Indonesia dalam memenuhi kewajiban IT Inventory mereka. Hubungi tim kami untuk konsultasi gratis dan demo sistem hari ini.

Was this article helpful?

// Your feedback helps us improve our content engine.

/* End of File: pengertian-it-inventory-kawasan-berikat.md */
Author: EOS Team
Ln 1, Col 1
{ } JavaScript

EOS Intelligence

Online

AI
Halo! Saya asisten AI EOS. 👋
Ada yang bisa saya bantu terkait kebutuhan pabrik Anda? (Misal: IoT, Bea Cukai, atau Modul Produksi?)
Powered by EOS AI & Gemini Pro