Site Loader
5 Fungsi Aplikasi Inventory untuk Perusahaan Industri

Dalam sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur tentu saja sistem produksi merupakan sebuah aktifitas utama yang dilakukan. Kegiatan produksi saat ini pun tentu saja tidak terlepas dari peran teknologi yang sangat membantu dalam proses produksi.

Hal tersebut ditandai dengan adanya sistem produksi yang mampu menunjang kinerja segala aktifitas proses produksi secara cepat, efisien, dan akurat. Untuk memahami kembali apa itu sistem produksi berikut ini akan diulas mengenai berbagai hal yang berhubungan dnegan sistem produksi mulai dari pengertian, jenis, sampai tujuannya.

Pengertian Sistem Produksi

Sistem produksi adalah suatu susunan kegiatan atau elemen yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan akhir. Tak hanya saling berhubungan, semua elemen juga berperan untuk saling menopang satu dengan lainnya. Sistem produksi dapat dikatakan sebagai sistem integral yang dalamnya terdapat sistem fungsional perusahaan dan beberapa komponen yang bersifat struktural.

Sistem fungsional terdiri dari pengendalian, perencanaan, pengawasan, atau beberapa hal yang masih berhubungan dengan pengaturan (manajerial). Sedangkan yang struktural terdiri dari tenaga kerja, mesin, peralatan, dan sebagainya.  Sistem produksi juga terdiri dari macam-macam sub item yang saling berinteraksi seperti perencanaan dan pengendalian produksi, perawatan fasilitas produksi, pengendalian kualitas, penentuan standar operasi, penentuan harga pokok produksi dan penentuan fasilitas produksi.

Macam – Macam Sistem Produksi

Berikut ini akan dijabarkan mengenai macam-macam sistem produksi berdasarkan proses menghasilkan output dan berdasarkan tujuan operasinya.

Berdasarkan Proses Menghasilkan Output

Jenis berikut ini berdasarkan proses menghasilkan sesuatu/output. Dalam jenis ini nantinya akan dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan waktu prosesnya.

Continous Process

Yaitu proses produksi yang bersifat berkelanjutan atau kontinu. Dalam proses produksi biasanya terdapat sistem yang akan menyusu peralatan atau komponen-komponen yang dibutuhkan secara berurutan dan sesuai dengan kegiatan produksi. Bahan-bahan yang ada dalam proses ini juga sudah mengalami proses standarisasi sebelumnya. Jenis sistem produksi ini lebih cocok digunakan untuk perusahaan yang memiliki permintaan yang tinggi.

Intermitten Process

Yaitu proses produksi yang memiliki waktu produksi bersifat putus-putus. Kegiatan proses produksi seperti ini biasanya kan dilakukan hanya ketika ada permintaan pada produk sehingga proses tersebut tidak membutuhkan standar khusus layaknya jenis produksi Continous Process. Sehingga proses produksinya tidak terlalu berurutan dan lebih fleksibel.

Berdasarkan Tujuan Operasinya

Berikuti ini ulasan megenai sistem produksi berdasarkan tujuan operasinya

Make to Order (MTO)

Berdasarkan jenis ini, perusahaan akan mengerjakan produk setelah sebelumnya pesanan item telah diterima. Sistem produksi yang digunakan akan cukup berbeda dibandingan dengan yang lain. Karena pengerjaannya akan baru dilakukan jika yang telah dipesan sudah diputuskan oleh konsumen.  

Engineering to Order (ETO)

Yaitu sistem produksi perusahaan yang memproduksi barang custom atau sesuai pesanan pelanggan. Sistem produksi ini hanya memproduksi barang-barang yang sesuai pesanan pelanggan mulai dari desain, sampai hasilnya yang harus sesuai pihak konsumen. Sehingga sistem ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan proses tersebut.

Assembly to Order (ATO)

Sebuah sistem yang biasanya produsen hanya membuat desain standar dengan modul operasional yang standar pula. Produk yang dihasilkan dari sistem ini berupa hasil rakitan berdasarkan permintaan konsumen dan modul. Salah satu yang menerapkan sistem ini adalah perusahaan pabrik mobil.

Make to Stock (MTS)

Sistem ini dibuat untuk menyelesaikan produksi yang hanya sebagai barang untuk berjaga-atau dengan kata lain untuk stock. Sehingga tak harus menunggu pesanan dari konsumen tapi sudah terlebih dahulu memproduksi stock produk-produk.

Baca Juga: Apa Itu Software ERP? Kegunaan dan Manfaat Pada Perusahaan

Tujuan Sistem Produksi

Sistem produksi memiliki beberapa tujuan seperti beberapa poin berikut ini

  • Memperhitungkan modal, sistem produksi membantu para pengusaha untuk memperhitungkan modal yang digunakan.
  • Memenuhi kebutuhan perusahaan, dengan sistem produksi semua kegiatan produksi akan berjalan lancar dan semua barang produksi yang dibuat dapat sesuai dengan pesanan.
  • Membuat proses produksi berjalan dengan baik dan teratur, dengan menggunakan sistem produksi yang baik dan pas, semua proses produksi akan berjalan dengan baik dan teratur.

Sistem Produksi EOS Teknologi

Untuk menunjang produksi pada perusahaan, anda harus mempertimbangkan dan memilih sistem produksi sesuai kebutuhan perusahaan. Salah satunya sistem produksi dari EOS Teknologi.

Sistem produksi dari EOS Teknologi berupa EOS Production Result Touch Screen yaitu sistem produksi yang dapat menginput hasil produksi WIP atau Finish Good secara realtime. Produk ini juga dilengkapi dengan mobile Bluetooth Printer untuk melengkapi proses labeling pada produk.

Manfaat lain yang didapat adalah membuat informasi jadwal produksi, informasi hasil produksi harian, Actual Working Time, dan beberapa aktifitas produksi lain sesuai kebutuhan perusahaan. EOS Production Result Touch Screen memiliki fungsi antara lain menargetkan rencana produksi, merekam semua jam operasional secara detail dan terhubung, dan memberikan aktifitas output secara aktual.

sistem erp - it inventory

Source: accurate.id , harmony.co.id


Post Author: EOS Teknologi