Site Loader
Get a Quote
Jenis Sistem ERP

Banyak perusahaan berskala besar yang menggunakan sistem ERP yang berfungsi untuk mengelola bisnis mereka dengan mudah. Tapi sudah banyak juga perusahaan menengah ke bawah yang menggunakan sistem ini. Sebab jenis sistem ERP ini sangat beragam.

Secara umum, sistem ERP digolongkan ke dalam kategori yaitu On Premise ERP, Cloud ERP, dan Hybrid ERP. Ketiga jenis sistem ERP ini tentu saja memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Untuk itu, yuk kita lihat ulasannya di bawah ini.

1. On Premise Erp

Jenis ERP yang satu ini dikenal sebagai ERP Konvensional karena sistemnya dipasang secara lokal di dalam perangkat keras dan komputer. Sistem ini nantinya akan dikelola oleh staf IT yang berpengalaman. Dengan begitu, perusahaan yang menggunakan sistem ERP ini akan mengelolanya secara in-house.

Salah satu kekurangan dari sistem ERP ini yaitu membutuhkan dana yang sangat tinggi karena perusahaan harus membeli perangkat keras. Misalnya saja server yang berfungsi untuk menjalankan sistemnya. Karena harus dikelola oleh orang yang berpengalaman, pihak perusahaan juga harus memiliki staff IT yang profesional.

Sistem ERP ini juga akan membuat perusahaan cukup kesulitan untuk melakukan upgrade karena tim harus melakukan deployment pada komputer yang digunakannya. Setelah itu sistem harus disesuaikan dan diintegrasikan lagi dengan sistem yang digunakan sebelum upgrade.

Meskipun memerlukan dana yang tidak sedikit, tapi sistem ERP konvensional ini masih banyak digunakan oleh perusahaan. Karena kelebihan sistem ERP ini yaitu bisa menangani data sendiri-sendiri sehingga keamanannya akan terjamin.

2. Cloud ERP

Sistem ERP ini nantinya akan menggunakan cloud atau biasa disebut sebagai SaaS. Ketika menggunakan sistem ERP ini, pihak perusahaan bisa mengelola secara terpusat yang bisa diakses melalui koneksi internet.

Supaya sistem ini bisa berjalan dengan lancar, pihak Vendor ERP memiliki tanggung jawab penuh termasuk untuk mangasi sistem melalui backend. Untuk bisa mengakses data, pengguna harus memasukkan username dan password yang diberikan oleh admin pengelola sistem tersebut.

Karena sistem ERP ini menggunakan Cloud, maka biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkannya lebih murah dibandingkan sistem ERP konvensional. Tapi biasanya sistem ini akan dikenakan biaya setiap bulannya kepada pihak vendor yang menyediakan sistem ERP tersebut.

Sistem Cloud ERP memiliki banyak kelebihan dibandingkan sistem ERP konvensional salah satunya yaitu bisa melakukan deployment dengan lebih cepat. Sehingga perusahaan bisa menggunakan sistem ERP dengan versi terbarunya.

Sementara jika masih menggunakan sistem ERP konvensional, staff IT membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan upgrade. Sebab mereka harus menyesuaikan sistem ERP terbaru dengan sistem yang digunakan sebelumnya.

Karena sistem ERP ini bisa melakukan upgrade dengan cukup mudah, maka pihak vendor biasanya akan melakukan pembaruan secara berkala. Pembaruan tersebut tidak lain untuk meningkatkan performa sistem itu sendiri.

Cloud ERP juga akan mempermudah pemilik perusahaan dalam mengawasi bisnis mereka dimanapun dan kapanpun. Sebab jenis sistem EPR ini berbasis website sehingga bisa diakses melalui browser saja. Untuk melakukan pengawasan, Anda tidak harus datang ke kantor karena bisa diakses melalui smartphone atau tablet.

3. Hybrid ERP

Jika Anda ingin menggunakan kedua sistem di atas secara sekaligus, maka Anda bisa menggunakan Hybrid ERP. Sistem ERP yang satu ini merupakan kombinasi dari On Premise ERP dan Cloud ERP. Tapi pada penggunaannya sistem ini sifatnya terpisah.

Sistem ERP Hybrid ini bisa menjadi alternatif bagi para pengusaha yang ingin menggunakan sistem ERP Konvensional. Karena biaya yang dibutuhkan untuk menggunakannya tidak semahal ERP Konvensional. Dengan begitu para pengusaha berskala kecil masih tetap bisa menggunakannya.

Rekomendasi Vendor ERP Terpercaya

Sekarang Anda sudah tahu ketiga jenis sistem ERP dari uraian di atas. Lalu dimanakah Anda bisa mendapatkan sistem atau aplikasi ERP untuk perusahaan Anda? Salah satu vendor aplikasi ERP yang bisa Anda coba adalah EOS Teknologi.

Tapi sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan sistem ERP, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu. Anda bisa bertanya banyak hal tentang sistem ERP kepada EOS Teknologi. Silahkan untuk menghubunginya melalui halaman kontak.

Baca juga: 5 Hal Penting Sebelum Memilih Sistem ERP

Menaikan Level Kategori A (Grade A), serahkan solusinya kepada EOS Teknologi!

Sistem IT Inventory, ERP Bea Cukai

FAQs » Manufacture System Specialist EOS Teknologi

Kenapa harus Sistem EOS?
Karena EOS itu System Manufacture Specialist, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan para pelaku industri Manufaktur bisnis di Indonesia, terutama industri yang berada di dalam Kawasan Berikat.
Apakah Sistem EOS Terintegrasi?
Tentu, sistem EOS dirancang untuk mempermudah operasional bisnis suatu perusahaan. Dimana Sistem EOS menyesuaikan standard operasional terutama untuk bisnis yang berada di wilayah Kawasan Berikat. Beserta pengembangan sistem teknologi saat ini yaitu Industry 4.0.
Apakah Sistem EOS Kategori A?
Tentu saja, sistem EOS dirancang untuk lebihi efisien yang saling integrasi di inetrnal perusahaan ataupun external seperti BEA Cukai, dengan tingkat keamanan sangat dipioritaskan.
Apakah Sistem EOS Pemeliharaannya mudah?
Tentu saja mudah, untuk melakukan pemeliharaan data terbilang sangat mudah karena sistem EOS menggunakan single database, sehingga pengelola IT internal perusahaan tidak repot lagi dengan hal pemeliharaan sistem dalam skal besar.

Anda bisa berkonsultasi lebih mendetail melalui website software house EOS Teknologi pada halaman contact.

(eos/news)

Post Author: EOS Teknologi