Site Loader
Get a Quote
perbedaan erp dan mrp

ERP dan MRP merupakan aplikasi yang sudah banyak digunakan untuk melakukan proses bisnis di berbagai industri perusahaan. Jika dilihat sekilas, keduanya memang sama karena keduanya mengandung istilah “perencanaan”. Tapi apakah Anda tahu bahwa perbedaan ERP dan MRP itu cukup signifikan.

Sebelum membahas lebih jauh lagi mengenai perbedaan kedua istilah ini, sebaiknya Anda tahu terlebih dahulu pengertian masing-masing dari istilah tersebut. Simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian MRP dan ERP

MRP (Material Requirements Planning) merupakan teknik atau sistem yang berfungsi untuk merencanakan jadwal yang dibutuhkan untuk keperluan material. Di dalam bahasa Indonesia, teknik ini dikenal dengan Perencanaan Kebutuhan Material.

Dengan kata lain MRP merupakan sebuah rencana produksi untuk beberapa produk dengan menggunakan tenggang waktu. Sehingga nantinya kita bisa menentukan kapan dan berapa jumlah produk yang dipesan untuk setiap komponen suatu produk yang akan dibuat. 

Sebagian besar sistem MRP sudah menggunakan sistem atau perangkat lunak (software). Tapi ada juga beberapa industri perusahaan yang menggunakan MRP secara manual. Sistem MRP memiliki 4 tujuan, yaitu sebagai berikut.

  • Mengurangi jumlah persediaan.
  • Mengurangi lead time produksi dan pengiriman ke customers.
  • Komitmen pengiriman yang realistis kepada customers.
  • Meningkatkan operasi supaya menjadi lebih efisien.

ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan aplikasi modular yang berfungsi untuk mengintegrasikan area fungsional utama yang berasal dari proses bisnis industri perusahaan ke dalam sebuah sistem yang terpadu.

ERP diciptakan oleh Gartner pada tahun 1990 yang mendeskripsikan evolusi dari MRP dan MRP II yang keduanya berkembang dari manufaktur ke bagian lainnya dari perusahaan.

Sistem ERP bisa menjalankan hampir semua proses bisnis di dalam industri perusahaan. Karena sistem ini sudah didukung dengan teknologi yang canggih seperti database dan hardware. Oleh sebab itu saat ini banyak perusahaan industri yang menggunakan sistem ERP.

Sistem ERP sudah terintegrasi dengan berbagai bidang di sebuah perusahaan mulai dari bidang produksi, QC, QC, HRD, hingga marketing. Hal ini tentu saja sangat berbeda karena MRP biasanya hanya untuk keperluan perencanaan produk saja. 

Ada beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan sistem ERP, yaitu sebagai berikut.

  • Integrasi antara bisnis dan akurasi data akan menjadi lebih baik.
  • Bisa melakukan perencanaan dan manajemen sistem informasi dengan lebih baik.
  • Produktivitas dan efisiensi proses bisnis bisa meningkat.
  • Prosedur dalam melakukan proses bisnis akan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan secara internasional.

Baca juga: Pentingnya Penerapan Sistem ERP untuk Perusahaan Industri

Perbedaan ERP dan MRP

Perbedaan ERP dan MRP setidaknya bisa ditinjau dari beberapa aspek di bawah ini.

1. Industri

MRP juga bisa termasuk ke dalam bagian dari ERP, tapi hal itu juga tergantung pada industrinya. MRP biasanya digunakan untuk manufaktur, sementara ERP bisa digunakan untuk berbagai industri perusahaan. ERP bisa digunakan oleh manufaktur, ritel, bahkan jasa.

Dengan begitu ruang lingkung yang dimiliki oleh sistem ERP lebih kompleks dibandingkan MRP. 

2. Proses Bisnis

ERP bisa menjalankan hampir semua proses bisnis di dalam industri perusahaan mulai dari manufaktur, perencanaan keuangan, manajemen pesanan, distribusi, pembelian, dan sebagainya. Sementara MRP hanya berfungsi untuk melakukan proses perencanaan material saja.

3. Teknologi

Teknologi pendukung untuk sistem ERP sangat lengkap, misalnya jaringan, database, dan hardware. Ketiganya sering dianggap sebagai komponen terpenting untuk mendukung sistem ini. Sementara Perencanaan Material atau MRP hanya mengacu pada perangkat lunak saja.

4. Ruang Lingkup Proyek

Karena sistem ERP disokong dengan teknologi yang lengkap, maka ruang lingkup untuk melakukan proyek juga lebih luas dibandingkan MRP. Karena teknologi yang lengkap bisa menjalankan hampir semua proses bisnis dengan efektif dan efisien.

Itulah sedikit ulasan mengenai perbedaan ERP dan MRP. Keduanya memang terlihat lebih sama, tapi sebenarnya berbeda. Dari uraian di atas tentu saja kita bisa tahu bahwa ERP memiliki lebih banyak manfaat dibandingkan dengan MRP.

Rekomendasi Sistem ERP Terbaik Indonesia 2020

Anda sudah tahu perbedaan antara sistem ERP dan MRP dari uraian di atas. , Anda juga sudah tahu bahwa sistem ERP memiliki teknologi lebih kompleks, sehingga bisa menjalankan lebih banyak proses bisnis.

Lalu dimanakah Anda bisa mendapatkan aplikasi ERP? Anda bisa mendapatkannya dari EOS Teknologi. Sebelumnya Anda juga bisa konsultasi lebih lengkap lagi tentang sistem ERP.

Menaikan Level Kategori A (Grade A), serahkan solusinya kepada EOS Teknologi!

Sistem IT Inventory, ERP Bea Cukai

FAQs » Manufacture System Specialist EOS Teknologi

Kenapa harus Sistem EOS?
Karena EOS itu System Manufacture Specialist, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan para pelaku industri Manufaktur bisnis di Indonesia, terutama industri yang berada di dalam Kawasan Berikat.
Apakah Sistem EOS Terintegrasi?
Tentu, sistem EOS dirancang untuk mempermudah operasional bisnis suatu perusahaan. Dimana Sistem EOS menyesuaikan standard operasional terutama untuk bisnis yang berada di wilayah Kawasan Berikat. Beserta pengembangan sistem teknologi saat ini yaitu Industry 4.0.
Apakah Sistem EOS Kategori A?
Tentu saja, sistem EOS dirancang untuk lebihi efisien yang saling integrasi di inetrnal perusahaan ataupun external seperti BEA Cukai, dengan tingkat keamanan sangat dipioritaskan.
Apakah Sistem EOS Pemeliharaannya mudah?
Tentu saja mudah, untuk melakukan pemeliharaan data terbilang sangat mudah karena sistem EOS menggunakan single database, sehingga pengelola IT internal perusahaan tidak repot lagi dengan hal pemeliharaan sistem dalam skal besar.

Anda bisa berkonsultasi lebih mendetail melalui website software house EOS Teknologi pada halaman contact.

(eos/news)

Post Author: EOSHIT