Site Loader
perkembangan-it-di-indonesia

Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia sudah terjadi sejak masa pra-aksara. Hal ini dibuktikan dengan adanya lukisan gua di Sulawesi yang sudah berumur 44.000. Dengan begitu, perkembangan IT di Indonesia sebenarnya sudah ada sejak zaman pra-aksara dulu.

Pada masa kerajaan Hindu-Budha, perkembangan IT di Indonesia banyak terpengaruh dari kebudayaan India. Untuk media yang digunakannya sendiri juga masih alami seperti prasasti, daun lontar, dan kulit hewan.

Untuk Bahasa dan aksara yang digunakannya pun masih menggunakan Bahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa. Keduanya digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk alat komunikasi verbal maupun tertulis.

Perkembangan IT Modern

Pada masa kerajaan kuno Hindu-Budha, perkembangan dunia informasi dan komunikasi Indonesia terpengaruh dari India. Sementara di masa modern, perkembangan IT di Indonesia terpengaruh dari penemuan-penemuan yang ada di negara Eropa dan Amerika.

Berikut ini sejarah perkembangan dunia Teknologi Informasi modern di Indonesia sampai sekarang:

1. Radio

Teknologi pertama yang masuk ke Indonesia pada masa modern adalah Radio. Saat itu Indonesia juga masih bernama Nederlands Hindie atau Hindia Belanda. Dengan kata lain, saat itu Indonesia masih berada dalam masa penjajahan oleh Belanda.

Nama radio pertama yang ada di Indonesia adalah Batavia Radio Vereniging yang berlokasi di Batavia (Jakarta). Peresmian radio pertama Indonesia ini dilakukan pada 16 Juni 1925.

Lima tahun sebelum peresmian tersebut, teknologi radio sudah terlebih dahulu ada di Amerika. Kemudian dua tahun selanjutnya disusul oleh Inggris dan Uni Soviet.

Status radio di Indonesia pada waktu itu masih swasta atau belum berbadan pemerintahan. Jadi tidak heran seiring berjalannya waktu juga banyak stasiun radio lainnya bermunculan.

Beberapa stasiun Radio pada waktu itu adalah Solossche Radio Vereniging, Nederlandsch Indische Radio Omroep Masstchapyj, Hineese en Inheemse Radio Luisteraars Vereniging Oost Java, dan stasiun radio lainnya.

Karena banyak stasiun Radio yang tersebar di Indonesia, tidak heran jika teknologi ini digunakan sebagai sarana informasi. Masyarakat Indonesia juga mengetahui kekalahan Jepang pada Perang Dunia II juga dari Radio.

Di satu sisi, Radio juga banyak digunakan sebagai alat untuk mempropagandai peperangan. Salah satunya adalah penyebaran tentang pertempuran Surabaya yang dilakukan oleh Radio Republik Indonesia (RRI).

2. Televisi

Setelah Radio muncul lagi teknologi informasi lainnya yaitu Televisi (TV). Televisi Republik Indonesia (TVRI) menjadi stasiun televisi pertama di Indonesia. Siaran pertamanya berlangsung pada 17 Agustus 1945.

Acara pertama yang disiarkan oleh TVRI adalah peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Karena harga TV pada saat itu masih sangat mahal, hanya segelintir orang saja yang menyaksikan acara tersebut dari televisi.

Satu decade setelah kelahiran televisi, Satelit Palapa diluncurkan. Ini adalah satelit telekomunikasi geostasioner milik Indonesia. Keberadaan satelit itu telah membuat tayangan televisi yang disiarkan oleh RRI semakin bagus.

Di tahun 1963 hingga 1976, RRI memperluas stasiun televisi ke berbagai daerah seperti Yogyakarta, Medan, Makassar, dan kota lainnya.

Status TVRI waktu itu masih berbadan pemerintahan Indonesia, sehingga informasi yang diberikan tidak sepenuhnya netral. Banyak orang yang takut terhadap informasi yang diberikan. Salah satunya adalah memberikan informasi yang hanya satu jalur saja.

Di masalah tersebut muncul banyak stasiun televisi swasta. Pada 24 Agustus 1989 muncul stasiun televisi pertama yang bernama RCTI. Kemudian disusul oleh stasiun televisi swasta lainnya seperti SCTV, ANTV, dan sebagainya.

Seiring berjalannya waktu, keberadaan stasiun swasta semakin merebak di Indonesia. Bahkan keberadaannya sampai sekarang terus meningkat sesuai dengan topik informasi apa yang akan mereka berikan.

3. Internet

Sebenarnya kehadiran televisi ke Indonesia juga dibarengi oleh adanya internet, yaitu pada tahun 1988. Hal ini mengacu pada catatan WHOIS ARIN dan APNIC, protokol internet (IP) pertama dari Indonesia adalah UI-NETLAB (192.41.206/24). IP pertama itu didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988.

Keberadaan internet di Indonesia mulai terasa sejak tahun 1990-an. Pada tahun 1994 muncul sebuah perusahaan yang bernama IndoNet. Ini adalah perusahaan ISP komersial pertama di Indonesia.

Pada awalnya internet hanya digunakan sebagai alat keperluan pekerjaan saja dengan menggunakan system email. Tapi seiring berjalannya waktu, internet digunakan untuk keperluan yang lebih kompleks.

Baca juga: Faktor Pendorong Sistem Produksi dan Proses Produks

Di tahun 2000-an, masyarakat Indonesia sudah mengenal social media sebagai alternatif dari email. Kemudian muncul juga platform penyedia video dan music, sehingga banyak masyarakat yang bisa mengunduhnya.

Keberadaan teknologi informasi internet di zaman sekarang tentu saja sangat penting. Bahkan aktivitas sekolah dan kerja juga lebih mengandalkan internet. Terlebih dalam beberapa waktu ke belakang ini dunia sedang berada dalam kondisi pandemi.

Itulah perkembangan teknologi IT yang terjadi di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi di Indonesia sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu-Budha yang dipengaruhi oleh kebudayaan India. Sementara untuk perkembangan lebih lanjutnya terjadi di era modern yang terpengaruh dari penemuan di benua Eropa dan Amerika.


Post Author: EOSHIT