Site Loader
Get a Quote
merawat mesin indusri manufaktur

Untuk perusahaan manufaktur, mesin memiliki peranan yang sangat penting karena proses pengelolaan bahan baku menjadi produk dilakukan oleh mesin. Ketika mesin berhenti, maka semua kegiatan industri manufaktur akan berhenti. Oleh sebab itu, merawat mesin industri manufaktur merupakan sebuah keharusan dalam operasional bisnis.

Dengan melakukan perawatan terhadap mesin, maka proses produksi industri manufaktur bisa akan terus berjalan dan akan minim gangguan. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan supaya mesin manufaktur bisa tetap berjalan tanpa ada gangguan yang berarti.

Tips Merawat Mesin Industri Manufaktur

1. Update Firmware

Di zaman yang sudah modern ini, sebagian besar industri manufaktur sudah menggunakan mesin yang sudah terkomputerisasi. Mesin tersebut sangat berguna untuk mempermudah jalannya produksi. Kehadiran teknologi komputer juga akan membuat pekerjaan produksi menjadi lebih efektif dan efisien.

Akan tetapi supaya tetap bisa beroperasi, mesin yang sudah terkomputasi membutuhkan software atau firmware. Tanpa adanya firmware, mesin tidak akan berjalan dengan semestinya. Oleh sebab itu pastikan bahwa Anda sudah melakukan pembaharuan terhadap firmware mesin manufaktur.

Melakukan update pada software juga akan mencegah mesin terkena downtime. Sehingga mesin akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Dengan begitu perusahaan manufaktur Anda akan tetap produktif untuk menghasilkan produk yang siap untuk dijual belikan.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Industri Manufaktur?

2. Sediakan Spare Parts

Anda tetap harus tetap mematuhi pepatah kuno yang mengatakan bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Hal yang sama juga harus Anda lakukan pada mesin sebagai jantung dari industri manufaktur. Karena jika mesin Anda dibiarkan rusak, Anda perlu menggocek dana yang tidak sedikit.

Untuk mencegah hal seperti itu terjadi, Anda bisa mempersiapkan spare part untuk mesin manufaktur perusahaan Anda. Anda bisa meminimalisir kerugian yang ditimbulkan akibat downtime jika sebelumnya telah mempersiapkan spare parts.

3. Pilih Komponen Mesin Berkualitas

Komponen mesin yang orisinil memang harganya lebih mahal dibandingkan komponen mesin yang KW. Tapi untuk kualitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Menggunakan komponen murahan akan membuat mesin manufaktur memiliki resiko kerusakan yang besar.

Selain itu, komponen mesin yang tidak original juga memiliki kompatibilitas yang rendah terhadap komponen yang lainnya. Sehingga perangkat lain yang awalnya baik-baik saja menjadi cepat rusak. Dengan begitu Anda tetap akan menggocek dana yang tidak sedikit untuk melakukan perbaikan.

4. Lakukan Pengecekan Secara Berkala

Tips merawat mesin industri manufaktur yang lainnya yaitu melakukan pengecekan secara berkala. Dengan melakukan pengecekan, Anda bisa mendeteksi awal-awal gejala kerusakan yang akan terjadi pada mesin. Tapi yang menjadi masalahnya manusia itu kerap lupa untuk melakukan pengecekan rutin.

Oleh sebab itu Anda membutuhkan sebuah alat untuk memperingatkan mereka supaya bisa tetap melakukan inspeksi mesin secara berkala. Salah satunya yaitu bisa menggunakan software manajemen aset yang bisa menjadwalkan servis secara rutin dan otomatis.

Software tersebut akan memberikan notifikasi entah itu melalui email atau ponsel jika perawatan sudah waktunya dilakukan.

5. Latih Operator Mesin

Human Error bisa menjadi faktor utama yang membuat mesin rusak, bahkan bisa menimbulkan kerugian yang besar untuk perusahaan manufaktur Anda. Human error itu biasanya ditimbulkan karena minimnya pengetahuan dari operator dalam mengoperasikan mesin manufaktur.

Oleh sebab itu melakukan pelatihan terhadap operator merupakan sebuah keharusan dan sangat penting. Dengan dibekali ilmu yang cukup, operator tidak hanya akan tahu mengoperasikan mesin. Tapi juga akan tahu waktu yang tepat untuk melakukan perawatan mesin.

Baca juga: 5 Karakteristik Perusahaan Manufaktur

Sekilas memang sepele, tapi sebenarnya perawatan mesin industri manufaktur sangat berpengaruh terhadap jalannya bisnis Anda. Anda jangan heran jika mesin mengalami downtime karena kurangnya perawatan. Jika sudah demikian, Anda tentu saja membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Jangan sampai hal seperti itu terjadi pada perusahaan manufaktur Anda. Lakukan pengecekan secara berkala supaya Anda bisa mendeteksi gejala awal kerusakan mesin. Dengan begitu Anda bisa meminimalisir pengeluaran dana.

Itulah sedikit tips dan trik cara merawat mesin industri manufaktur untuk perusahaan Anda. Mencegah lebih baik daripada mengobati dan istilah itu tetap harus Anda terapkan sebagai pengusaha. Semoga bermanfaat.

Naik Level Grade A, Serahkan Solusinya Pada EOS Teknologi!

Sistem IT Inventory, ERP Bea Cukai

Anda bisa berkonsultasi lebih mendetail melalui website software industri manufaktur EOS Teknologi pada halaman contact.

(eos/news)

Post Author: EOS Teknologi