Lebih Dekat Dengan Apa Itu Sistem Logistik

Ketika mendengar istilah logistik, pemikiran sebagian besar orang pasti akan tertuju pada pengadaan beras yang biasa dilakukan oleh Badan Urusan Logistik atau BULOG. Atau mungkin saja mengarah pada penyediaan peralatan dalam penyelenggaraan suatu kegiatan. Lantas apa sih sistem Logistik itu? Baca juga: Rekomendasi Software House Jakarta.
Awalnya istilah logistik ini digunakan untuk menjelaskan aktivitas yang berhubungan dengan pemeliharaan sumber daya tempur di sebuah medang perang. Tapi seiring berjalannya waktu istilah ini secara umum digunakan untuk pelayanan dan kegiatan bisnis.
Apa Itu Sistem Logistik ?
Sistem logistik adalah serangkaian fasilitas yang berhubungan dengan jasa pelayanan transportasi. Fasilitas yang yang disebutkan itu memiliki maksud tempat dimana suatu material diolah mulai dari pembuatan, penyimpanan, sortir, hingga konsumsi.
Cakupan dari sistem logistik ini sangat beragam mulai dari fasilitas manufaktur, terminal transportasi, hingga tempat pembuangan.
Ada tiga aktivitas utama dalam menjalankan sistem logistik yaitu order processing, inventory management, dan freight transportation. Bagian yang bergerak pada aktivitas order processing atau pemrosesan pemesanan dalam informasi.
Proses tersebut bisa dimulai dari mengisi formulir pemesanan oleh pihak customers, kemudian dikirim dan dilakukan pemeriksaan. Setelah itu akan dilakukan verifikasi mengenai ketersediaan barang dan status kredit memesannya.
Selain itu ada juga perintah mengenai pengambilan dari penyimpanan atau pembuatan di fasilitas manufaktur. Selanjutnya barang akan dikemas lalu dikirimkan yang disertai dengan dokumen pengirimannya.
Setelah aktivitas order processing selesai, maka aktivitas yang selanjutnya adalah inventory management. Aktivitas ini memiliki faktor yang yang sangat penting dalam perencanaan dan operasi sistem logistik.
Maksud inventory dalam istilah ini bisa berupa komponen maupun material work-in-process. Sementara pada aktivitas freight transportation yang paling banyak bergerak adalah barang mulai dari barang mentah, barang dalam proses, hingga barang jadi.
Elemen Sistem Logistik
Perlu Anda ketahui bahwa objek logistik itu tidak hanya terbatas pada barang saja, tapi juga penumpang, bencana, dan militer yang dilakukan oleh para pelaku bisnis. Aktivitas sistem logistik juga melibatkan berbagai berbagai pemangku kepentingan lainnya yaitu sebagai berikut.
1. Konsumen
Konsumen merupakan orang yang membutuhkan barang baik itu untuk diproses lagi atau konsumsi. Konsumen memiliki kewenangan dalam menentukan jenis dan jumlah barang yang akan mereka beli. Kemudian mereka juga bisa menentukan dimana barang tersebut dibeli serta kemana tujuannya akan diantarkan.
2. Pelaku Logistik
Pelaku logistik merupakan penyedia barang yang dibutuhkan oleh pihak konsumen. Pelaku logistik memiliki dua kategori yaitu produsen dan penyalur. Produsen merupakan penghasil atau pembuat barang. Sementara penyalur adalah perantara untuk pemindahan barang dari produsen ke konsumen.
3. Penyedia Jasa Logistik
Barang dari produsen ke konsumen akan dikirimkan dengan distributor. Elemen sistem logistik itu disebut sebagai penyedia jasa logistik. Penyedia logistik itu bisa seorang transporter, freight forwarder, shipping liner, EMKL dan sebagainya.
4. Pendukung Logistik
Efektivitas dan efisiensi kegiatan logistik nantinya akan didukung oleh pendukung logistik. Elemen ini juga akan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan selama proses logistik berlangsung. Orang yang berperan sebagai pendukung logistik bisa asosi, institusi pendidikan, konsultan, dan lembaga penelitian.
5. Pemerintah
Pemerintah juga termasuk elemen penting dalam penting dalam sistem logistik, diantaranya sebagai regulator yang mempersiapkan aturan dan kebijakan. Pemerintah juga bisa berperan sebagai fasilitator serta integrator pada aktivitas logistik.
Sekarang Anda sudah tahu apa itu sistem logistik beserta elemen-elemen penting di dalamnya. Untuk perusahaan di kawasan berikat membutuhkan aplikasi inventory untuk menjalankan sistem logistik. Aplikasi tersebut akan mempermudah pihak bea cukai dalam pemeriksaan barang.
Rekomendasi Jasa IT Inventory
Salah satu jasa yang bisa Anda gunakan untuk pembuatan aplikasi Inventory adalah EOS Teknologi. Bahkan Anda juga bisa membuat aplikasi inventory tertinggi yaitu IT Inventory kategori A yang didalamnya sudah terintegrasi dengan bea cukai.
Menaikan Level Kategori A (Grade A), serahkan solusinya kepada EOS Teknologi!
Anda bisa berkonsultasi lebih mendetail melalui website software house EOS Teknologi pada halaman contact.

(eos/news)
Mengupas Lebih Dalam: Komponen Kunci dalam Sistem Logistik yang Efektif
Memahami apa itu sistem logistik tidak akan lengkap tanpa menyelami komponen-komponen utamanya. Sebuah sistem logistik yang berjalan mulus adalah hasil dari integrasi berbagai elemen yang saling terkait dan bekerja secara harmonis. Tiga aktivitas utama yang telah disebutkan sebelumnya – order processing, inventory management, dan freight transportation – merupakan pilar utama. Namun, di balik ketiga pilar tersebut, terdapat berbagai sub-komponen yang sangat krusial untuk keberhasilan operasional.
Misalnya, dalam order processing, kecepatan dan akurasi dalam menangani pesanan sangat menentukan kepuasan pelanggan. Ini mencakup sistem pemesanan yang efisien, verifikasi data yang cepat, hingga komunikasi yang jelas antara berbagai departemen. Di sisi lain, inventory management bukan hanya sekadar mencatat jumlah stok. Ini melibatkan peramalan permintaan yang akurat, strategi penempatan stok yang optimal, metode pengendalian persediaan untuk meminimalkan biaya penyimpanan sekaligus mencegah kehabisan stok, serta penggunaan teknologi seperti barcode scanner atau RFID untuk pelacakan real-time. Sebuah sistem logistik yang canggih akan mengintegrasikan data pesanan langsung ke dalam sistem manajemen inventaris, memastikan bahwa setiap pembaruan stok tercermin secara instan.
Sementara itu, freight transportation mencakup pemilihan moda transportasi yang tepat (darat, laut, udara), perencanaan rute yang efisien untuk menghemat waktu dan biaya, manajemen armada, serta pelacakan pengiriman secara langsung. Di Indonesia, dengan geografis kepulauan yang luas, tantangan dalam transportasi barang sangatlah unik. Memilih mitra logistik yang tepat dan memiliki teknologi pelacakan yang andal menjadi sangat penting. Data dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) seringkali menyoroti pentingnya efisiensi dalam rantai pasok untuk menekan biaya logistik nasional yang masih tergolong tinggi dibandingkan negara lain.
Peran Teknologi dalam Optimalisasi Sistem Logistik Modern
Era digitalisasi telah membawa revolusi signifikan dalam pengelolaan sistem logistik. Teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan tulang punggung dari efisiensi dan efektivitas operasional. Salah satu teknologi yang paling berdampak adalah sistem manajemen gudang (Warehouse Management System - WMS). WMS membantu mengelola semua aspek operasional gudang, mulai dari penerimaan barang, penempatan stok, pengambilan barang (picking), pengepakan, hingga pengiriman. Dengan WMS, visibilitas stok menjadi lebih baik, mengurangi kesalahan manusia, dan mempercepat proses pemenuhan pesanan.
Selain WMS, sistem manajemen transportasi (Transportation Management System - TMS) juga memegang peranan vital. TMS membantu merencanakan, mengeksekusi, dan mengoptimalkan pergerakan barang dari titik asal ke titik tujuan. Ini mencakup pemilihan moda transportasi terbaik, konsolidasi muatan, optimasi rute, penawaran harga pengiriman, hingga pelacakan pengiriman secara real-time. Di Indonesia, di mana biaya transportasi seringkali menjadi komponen terbesar dalam biaya logistik, TMS dapat memberikan penghematan yang signifikan.
Lebih jauh lagi, integrasi teknologi seperti analitik data (data analytics) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - AI) memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan wawasan mendalam dari data logistik mereka. Analitik data dapat mengidentifikasi tren, memprediksi permintaan, mengoptimalkan tingkat persediaan, dan mendeteksi potensi masalah sebelum terjadi. AI, misalnya, dapat digunakan untuk optimasi rute yang lebih kompleks, peramalan permintaan yang lebih akurat, hingga otomatisasi tugas-tugas repetitif. Di sektor ritel Indonesia, misalnya, kemampuan memprediksi permintaan musiman atau promosi sangat krusial untuk memastikan ketersediaan produk tanpa kelebihan stok yang membebani.
Manfaat Menerapkan Sistem Logistik yang Terintegrasi
Mengimplementasikan sistem logistik yang terintegrasi dan modern bukan hanya tentang mengikuti tren teknologi, tetapi tentang meraih keuntungan kompetitif yang nyata. Salah satu manfaat paling signifikan adalah peningkatan efisiensi operasional. Dengan sistem yang terotomatisasi dan terhubung, proses mulai dari pemesanan, pengelolaan stok, hingga pengiriman dapat berjalan lebih cepat dan akurat, mengurangi waktu tunggu dan potensi kesalahan.
Selain itu, efisiensi ini berdampak langsung pada penurunan biaya. Pengelolaan inventaris yang lebih baik mencegah pemborosan akibat stok mati atau kehabisan barang yang menyebabkan kehilangan penjualan. Optimasi rute dan pemilihan moda transportasi yang tepat dalam sistem logistik juga dapat menekan biaya pengiriman secara signifikan. Di Indonesia, di mana biaya logistik masih menjadi tantangan, setiap penghematan kecil dapat memberikan dampak besar pada profitabilitas.
Manfaat lain yang tak kalah penting adalah peningkatan kepuasan pelanggan. Pelanggan modern mengharapkan informasi yang akurat mengenai status pesanan mereka dan pengiriman yang tepat waktu. Sistem logistik yang terintegrasi memungkinkan perusahaan untuk memberikan visibilitas yang lebih baik kepada pelanggan, mulai dari konfirmasi pesanan hingga pelacakan pengiriman secara real-time. Hal ini membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan, yang merupakan aset berharga bagi bisnis.
Penerapan sistem logistik yang canggih juga meningkatkan ketahanan rantai pasok. Di tengah ketidakpastian global dan tantangan lokal seperti kondisi cuaca atau isu infrastruktur, visibilitas dan fleksibilitas yang ditawarkan oleh sistem terintegrasi memungkinkan perusahaan untuk merespons perubahan dengan lebih cepat dan efektif, meminimalkan gangguan operasional.
EOS Teknologi, sebagai penyedia solusi software ERP dan IT Inventory terkemuka di Indonesia, memahami betul kompleksitas dan kebutuhan unik dari sistem logistik di pasar lokal. Kami hadir untuk membantu bisnis Anda mengoptimalkan setiap aspek operasional logistik, mulai dari manajemen inventaris yang presisi, pemrosesan pesanan yang efisien, hingga pelacakan pengiriman yang transparan. Dengan solusi kami, Anda dapat meningkatkan efisiensi, menekan biaya, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan Anda.
Siap untuk membawa sistem logistik Anda ke level berikutnya? Hubungi EOS Teknologi hari ini untuk konsultasi gratis dan temukan solusi yang tepat untuk bisnis Anda!
Artikel Terkait Manufaktur & Operasional
Software Manufaktur EOS — Platform ERP manufaktur komprehensif untuk industri Indonesia.
Andon System untuk Monitoring Produksi — Deteksi dan atasi masalah produksi secara real-time.
Sistem IT Inventory Online — Manajemen inventaris terintegrasi untuk efisiensi operasional.
Pengertian PPIC dan Tugasnya — Peran PPIC dalam perencanaan dan pengendalian produksi.
Kegiatan Produksi: Pengertian dan Tahapannya — Panduan lengkap siklus produksi dalam industri manufaktur.
Subcon dalam Manufaktur — Strategi subcontracting untuk meningkatkan kelancaran bisnis.
Was this article helpful?
// Your feedback helps us improve our content engine.