Coretax Gateway Integration
EOS Coretax Gateway mengirim faktur dari ERP ke Coretax DJP lewat PJAP, dengan validasi aturan DJP dan NSFP kembali ke ERP.

EOS Coretax Gateway adalah layanan online dari EOS Teknologi yang mengirim faktur pajak dari ERP atau CoreTax Studio ke Coretax DJP lewat jalur PJAP, lalu mengembalikan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) dan status persetujuan ke sistem Anda. Faktur diperiksa terhadap aturan DJP sebelum dikirim, sehingga galat data tertangkap di sisi Anda dan tidak menunggu penolakan dari DJP.
Poin penting
Faktur dikirim dari ERP lewat REST API, atau dari CoreTax Studio, tanpa membuka portal dan tanpa unggah XML satu per satu.
Pemeriksaan aturan DJP berjalan sebelum kirim, memakai mesin validasi yang sama dengan CoreTax Studio.
NSFP, status persetujuan, dan alasan penolakan kembali ke ERP lewat webhook dan sinkron status berkala.
Lingkungan uji berupa simulator, gratis, dan tanpa batas waktu. Pengiriman live ke DJP aktif setelah NPWP dan penandatangan diverifikasi.
Satu akun bisa memegang beberapa NPWP/NITKU dengan peran tim, jadi cocok juga untuk konsultan pajak.
Coba EOS Coretax Gateway di lingkungan uji. Buat akun, ambil kunci uji, lalu kirim faktur contoh dari sistem Anda tanpa menyentuh DJP. Coba gratis di lingkungan uji → Dokumentasi API ada di menu situs Gateway. Ada pertanyaan soal paket? Pakai tombol WhatsApp di halaman ini.
Apa itu EOS Coretax Gateway?
EOS Coretax Gateway adalah lapisan pengiriman antara sistem faktur Anda dan Coretax DJP. Layanan ini menerima dokumen faktur dalam format JSON atau dari CoreTax Studio, memeriksanya, mengantrekannya, mengirimkannya lewat jalur PJAP, lalu melaporkan hasilnya kembali. ERP Anda tidak diganti dan tetap menjadi sumber data faktur.
Gateway dirancang untuk tiga kelompok.
Perusahaan dengan satu NPWP yang memakai SAP, Oracle, Odoo, Accurate, atau ERP buatan sendiri.
Pengguna CoreTax Studio yang ingin mengirim langsung dari aplikasinya.
Konsultan pajak yang mengurus banyak klien dan butuh pembagian peran di dalam tim.
Konsep dasar pengiriman faktur otomatis dari ERP sudah dibahas di artikel CoreTax Host-to-Host ERP. Halaman ini membahas layanan yang bisa langsung Anda coba.
Bagaimana faktur berjalan dari ERP sampai mendapat NSFP?
Faktur melewati lima tahap: dikirim ke Gateway, divalidasi, masuk draf atau antrean, dikirim ke DJP, lalu hasilnya kembali ke ERP lewat webhook. Setiap tahap punya status yang bisa dibaca sistem Anda.
ERP mengirim dokumen lewat
POST /documents, 1 sampai 100 faktur per permintaan.Gateway memvalidasi dokumen terhadap aturan DJP. Dokumen yang tidak lolos ditolak dengan kode galat
E_VALIDATION.Dokumen menjadi draf, atau langsung masuk antrean bila Anda mengaktifkan
autoSubmit.Setelah disetujui, dokumen dikirim ke DJP dan menunggu keputusan dengan status
pending_djp.DJP menyetujui dan memberi NSFP, atau menolak. Gateway memberi tahu ERP lewat webhook
document.approvedataudocument.rejected.
Status dokumen yang bisa dibaca meliputi draft, queued, submitting, pending_djp, approved, rejected, failed, cancelled, void_requested, void, dan replaced. Pengiriman ulang dengan externalRef yang sama tidak membuat faktur ganda, karena externalRef bekerja sebagai kunci idempotensi.
Webhook ditandatangani dengan HMAC-SHA256 dan dicoba ulang sampai 6 kali bila gagal. Urutan pengiriman tidak dijamin, jadi sistem penerima sebaiknya idempoten dan membaca updatedAt untuk menentukan status terbaru.
Apa yang diperiksa Gateway sebelum faktur dikirim ke DJP?
Gateway memeriksa setiap dokumen terhadap aturan DJP dengan mesin validasi yang sama dengan CoreTax Studio, sebelum apa pun dikirim ke Coretax. Dengan begitu kesalahan data muncul sebagai galat di sisi Anda dan bisa dikoreksi, bukan sebagai penolakan dari DJP.
Jarak antara faktur yang dibuat dan yang berhasil terbit terlihat di data masa awal Coretax. Per 12 Januari 2025, wajib pajak membuat 1,51 juta faktur pajak lewat Coretax, tetapi baru 564.675 yang berhasil diterbitkan (DDTCNews, 14 Januari 2025). Angka itu tidak menjelaskan penyebab tiap kegagalan, dan datanya berasal dari bulan-bulan awal penerapan.
Field dokumen mengikuti tag XML DJP dalam penulisan camelCase, antara lain seller.idtku, buyer, dan items dengan tarif PPN serta DPP. Dokumen ekspor memakai docType: "export". Faktur pengganti memakai replacesId, uang muka dan pelunasan memakai objek payment, dan kode transaksi 07 serta 08 memerlukan field tambahan.
Batas teknisnya perlu Anda ketahui sejak awal: maksimal 500 baris per faktur, 4 MB per permintaan pembuatan dokumen, dan 300 permintaan per menit per kunci. Kode galat bersifat stabil dengan pesan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Sertakan requestId bila Anda menghubungi tim dukungan.
Untuk memahami jenis kesalahan data yang sering menggagalkan faktur, baca Validasi Data Coretax: Cegah Error Sebelum XML Dikirim dan Format XML Coretax Standard DJP.
Jalur sambung mana yang cocok untuk tim Anda?
Gateway punya empat jalur sambung, dan pilihan terbaik bergantung pada siapa yang menyiapkan faktur di perusahaan Anda. Jalur ERP Interface cocok untuk tim IT, sedangkan jalur Studio cocok untuk staf pajak.
Jalur | Cocok untuk | Cara kerja |
|---|---|---|
Studio Desktop | Staf pajak yang bekerja dari komputer | Aplikasi PC CoreTax Studio mengirim faktur lewat Gateway |
Studio Middleware | Perusahaan yang ingin aplikasi di server sendiri | Aplikasi web privat berjalan di server Anda dan terhubung ke Gateway |
ERP Interface | Tim IT yang mengelola ERP | ERP memanggil REST API Gateway secara langsung |
EOS-ERP | Pengguna EOS-ERP | Modul Sales Invoice Lokal dan Ekspor sudah terhubung |
Dokumentasi API publik tersedia dengan spesifikasi OpenAPI, lengkap dengan contoh kode verifikasi tanda tangan webhook untuk Node.js, PHP, Python, C#, dan Java.
Apa bedanya Gateway dengan CoreTax Studio dan input manual di portal DJP?
CoreTax Studio menyiapkan dan memvalidasi XML faktur dari data ERP, sedangkan Gateway menambahkan pengiriman langsung ke Coretax dan status yang kembali ke sistem Anda. Input manual di portal DJP tidak memakai keduanya: staf mengetik atau mengunggah sendiri.
Aspek | Input manual di portal | CoreTax Studio | EOS Coretax Gateway |
|---|---|---|---|
Siapa yang mengirim ke DJP | Staf pajak lewat portal | Staf mengunggah hasil XML | Gateway mengirim, termasuk dari Studio lewat paket Studio Pro + Kirim |
Pemeriksaan sebelum kirim | Galat terlihat saat unggah | Validasi XML sebelum unggah | Validasi aturan DJP sebelum kirim |
NSFP dan status ke ERP | Dicatat manual | Dicatat manual | Kembali lewat webhook dan sinkron status |
Antrean, retry, jejak audit | Tidak ada | Tidak ada | Ada |
Perbandingan lebih rinci ada di artikel CoreTax Studio vs Input Manual Portal DJP. Untuk pembuatan XML dari data ERP, lihat halaman Coretax Middleware XML.
Siapa yang paling terbantu oleh Gateway?
Gateway paling terasa manfaatnya bagi perusahaan yang faktur keluarnya lahir dari ERP dan jumlahnya banyak, serta bagi konsultan pajak yang memegang beberapa NPWP. Manufaktur, termasuk perusahaan Kawasan Berikat dan KITE yang menerbitkan faktur lokal maupun ekspor, adalah contoh yang jelas.
Ada tiga paket:
Studio Pro + Kirim untuk pengguna CoreTax Studio dengan satu NPWP.
Bisnis API untuk ERP yang terhubung lewat API, juga satu NPWP.
Konsultan Pajak untuk pengelolaan banyak klien, sampai 5 NPWP, dengan peran tim.
Harga paket disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak dicantumkan di halaman ini. Hubungi tim EOS lewat tombol WhatsApp untuk penawaran.
Selain output e-Faktur, satu akun juga mencakup ekspor, retur, dan faktur masukan, serta beberapa NPWP/NITKU. Portal dan API tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Kapan Gateway belum perlu dipakai?
Gateway belum perlu bila faktur keluar Anda hanya sedikit dan jarang. Dalam kondisi itu, CoreTax Studio atau input manual di portal DJP biasanya sudah cukup, dan biaya langganan layanan pengiriman belum sepadan.
Gateway mulai masuk akal ketika tim pajak menghabiskan waktu memeriksa dan mengunggah XML berulang kali, ketika penolakan dari DJP baru diketahui belakangan, atau ketika faktur harus terbit langsung dari ERP dengan nomor yang kembali ke sistem. Mulailah dari lingkungan uji, lalu putuskan setelah Anda melihat alurnya dengan data contoh sendiri.
Bagaimana keamanan data pajak dan sertifikat di Gateway?
Keamanan Gateway mencakup enkripsi data, pengelolaan kunci, dan jejak audit. Ini penting karena layanan memegang data faktur dan passphrase sertifikat penandatangan Anda.
Passphrase sertifikat dan data faktur dienkripsi dengan AES-256-GCM.
Kunci API disimpan dalam bentuk hash dan hanya ditampilkan sekali saat dibuat.
Jejak audit berantai hash, jadi perubahan pada catatan lama bisa terdeteksi.
Verifikasi dua langkah tersedia untuk akun.
Data tiap perusahaan terisolasi dari perusahaan lain.
Kunci uji dan kunci live dipisahkan. Kunci uji hanya berjalan di simulator.
Apa yang belum tersedia di Gateway?
Beberapa fitur belum tersedia atau belum otomatis, dan lebih baik Anda tahu sebelum mencoba. Pengiriman otomatis e-Bupot PPh belum tersedia, dan endpoint submit untuk e-Bupot masih mengembalikan galat 501. e-Billing berstatus segera hadir.
Produk e-Faktur, Verifikasi WP, dan e-Bupot PPh diaktifkan atas permintaan. Pengiriman live ke DJP baru berjalan setelah akun, NPWP, dan penandatangan entitas Anda diverifikasi. Angka kuota bulanan tidak ditulis di dokumentasi publik, jadi tanyakan ke tim EOS sesuai paket yang Anda pilih.
Bagaimana cara mulai mencoba EOS Coretax Gateway?
Anda bisa mulai tanpa kontrak dan tanpa menyentuh DJP, karena lingkungan uji berupa simulator tanpa batas waktu. Prosesnya lima langkah.
Buat akun di lingkungan uji.
Buat kunci uji berawalan
ctg_test_di portal. Kunci hanya tampil sekali, jadi simpan dengan aman.Kirim beberapa faktur contoh dari ERP atau CoreTax Studio Anda.
Pasang webhook dan pastikan sistem Anda menerima status
approveddanrejected.Bila alurnya cocok, minta aktivasi live. Tim EOS memverifikasi NPWP dan penandatangan, lalu kunci
ctg_live_aktif.
Siap mencoba? Buat akun uji gratis → atau diskusikan kebutuhan Anda dengan tim EOS lewat tombol WhatsApp di halaman ini.
Pertanyaan Umum tentang EOS Coretax Gateway
Apa itu EOS Coretax Gateway?
EOS Coretax Gateway adalah layanan online yang mengirim faktur pajak dari ERP atau CoreTax Studio ke Coretax DJP lewat jalur PJAP. Layanan ini memeriksa faktur lebih dulu, lalu mengembalikan NSFP dan status persetujuan ke sistem Anda.
Apa bedanya dengan CoreTax Studio?
CoreTax Studio menyiapkan dan memvalidasi XML faktur. Gateway menambahkan pengiriman langsung ke Coretax, antrean, retry, jejak audit, dan status yang kembali ke sistem Anda. Pengguna Studio bisa menambah kemampuan kirim lewat paket Studio Pro + Kirim.
ERP apa saja yang bisa dihubungkan?
Gateway dibuat untuk ERP yang dapat memanggil REST API. Perusahaan pengguna SAP, Oracle, Odoo, Accurate, dan ERP buatan sendiri termasuk sasarannya. Modul Sales Invoice Lokal dan Ekspor di EOS-ERP sudah terhubung.
Bagaimana jika faktur ditolak DJP?
Status faktur berubah menjadi rejected dan alasan penolakan dikirim ke sistem Anda lewat webhook. Anda dapat mengoreksi dokumen lalu mengirimnya kembali. Untuk faktur pengganti, gunakan field replacesId.
Bisakah mencoba tanpa mengirim ke DJP?
Bisa. Kunci uji berawalan ctg_test_ berjalan di simulator dan tidak pernah menyentuh DJP. Lingkungan uji gratis dan tanpa batas waktu. Kunci live baru aktif setelah NPWP dan penandatangan Anda diverifikasi.
Apakah Gateway cocok untuk konsultan pajak?
Cocok. Paket Konsultan Pajak mendukung beberapa NPWP/NITKU dalam satu akun, sampai 5 NPWP, dengan peran tim. Data tiap perusahaan terisolasi, sehingga data klien yang satu tidak tercampur dengan klien lain.
Penulis: Tim Produk Coretax EOS Teknologi. Diperbarui: 28 Oktober 2026. Rujukan regulasi: PMK Nomor 81 Tahun 2024 tentang ketentuan perpajakan dalam rangka pelaksanaan sistem inti administrasi perpajakan, tersedia di situs resmi DJP.