Implementasi ERP di Bukaka Teknik Utama: Mendukung Produksi Garbarata Kelas Dunia
PT Bukaka Teknik Utama, produsen garbarata (aviobridge/jet bridge) terkemuka di Asia Tenggara, menghadapi tantangan unik dalam manajemen produksi: produk yang dihasilkan adalah struktur baja besar dengan ratusan komponen, dikerjakan dengan presisi tinggi untuk memenuhi standar keselamatan penerbangan internasional.
#Tentang Bukaka dan Garbarata
Garbarata adalah jembatan penghubung antara bangunan terminal bandara dengan pintu pesawat ΓÇö struktur bergerak yang harus beroperasi dalam segala kondisi cuaca dengan keandalan tinggi. Produk Bukaka telah terpasang di bandara-bandara utama Indonesia dan beberapa negara Asia.
Kompleksitas produksi garbarata mencakup:
- Bill of Material (BOM) bertingkat dengan ribuan komponen per unit
- Material khusus (baja struktural grade tinggi, komponen hidrolik, sistem elektronik) yang sebagian diimpor
- Proses produksi paralel di berbagai stasiun kerja yang harus dikoordinasikan dengan presisi
- Quality control yang ketat sesuai standar ICAO dan regulasi Kemenhub
- Pengiriman ke berbagai lokasi bandara di seluruh Indonesia
#Tantangan Sebelum Implementasi ERP
Sebelum mengimplementasikan sistem ERP terintegrasi, Bukaka menghadapi beberapa tantangan operasional yang menghambat pertumbuhan:
- Tracking material impor yang manual dan rentan kesalahan, terutama terkait kewajiban pelaporan bea cukai
- Koordinasi antar departemen (engineering, purchasing, produksi, QC, pengiriman) yang bergantung pada komunikasi verbal dan email
- Estimasi biaya proyek yang kurang akurat karena tidak ada data aktual konsumsi material per work order
- Kesulitan monitoring progress produksi dari berbagai proyek yang berjalan bersamaan
#Implementasi ERP EOS: Pendekatan Bertahap
EOS Teknologi menerapkan pendekatan implementasi bertahap yang meminimalkan gangguan terhadap produksi yang sedang berjalan:
#Fase 1: Inventory & Purchasing
Dimulai dengan modul yang memberikan dampak terbesar dalam waktu singkat: manajemen material dan pengadaan. Seluruh bahan baku ΓÇö dari plat baja hingga komponen elektronik ΓÇö terdaftar dengan kode material terstandarisasi dan dilacak pergerakannya secara real-time.
#Fase 2: Production & Work Order
BOM setiap tipe garbarata dimasukkan ke sistem, memungkinkan generasi work order otomatis ketika ada order masuk. Sistem MRP menghitung kebutuhan material otomatis dan mengidentifikasi gap antara stok tersedia dan kebutuhan produksi.
#Fase 3: CEISA Integration
Integrasi dengan sistem CEISA 4.0 Bea Cukai untuk otomasi pelaporan penggunaan material impor ΓÇö mengurangi beban administrasi tim customs compliance secara signifikan.
#Hasil yang Dicapai
Setelah 18 bulan implementasi penuh, Bukaka mencatat improvement signifikan:
- Akurasi data material meningkat dari ~75% menjadi >99%
- Waktu penyusunan laporan bea cukai berkurang 70%
- On-time delivery meningkat karena perencanaan material yang lebih akurat
- Visibilitas biaya per proyek meningkat untuk mendukung pricing yang lebih kompetitif
Kisah sukses Bukaka membuktikan bahwa ERP bukan hanya untuk perusahaan skala besar ΓÇö namun justru memberikan dampak transformatif untuk industri manufaktur yang memiliki kompleksitas produk tinggi dan tuntutan compliance yang ketat.
Was this article helpful?
// Your feedback helps us improve our content engine.